Ternyata Bukan Datsun, LCGC Paling Tidak Laku di 2017

Ternyata Bukan Datsun, LCGC Paling Tidak Laku di 2017
26 Dec 2017

JAKARTA – Sejak Toyota Calya dan Daihatsu Sigra hadir di pertengahan tahun 2016, posisinya langsung membuat Datsun GO+ Panca sebagai bintang MPV di kelas Low Cost Green Car (LCGC) meredup. Penjualan Datsun pun langsung turun karena Calya-Sigra.

Namun, meski pamor GO+ Panca sebagai MPV pertama di panggung LCGC harus diambil oleh duo Calya-Sigra, nyatanya tidak langsung membuat GO+ Panca terjun bebas sebagai LCGC paling tidak laku pada tahun ini.

Menurut data wholesales GAIKINDO pada November 2017, status LCGC paling tidak laku justru dipegang oleh Suzuki Karimun Wagon R yang paling sedikit terjual selama 11 bulan, yakni sebanyak 5.001 unit.

Selain jumlah totalnya yang paling sedikit selama Januari sampai November 2017, Karimun Wagon R juga paling sedikit terjual di November dengan jumlah 555 unit.

Sementara Datsun berada tepat di atas Suzuki dalam daftar segmen LCGC yang diisi oleh tujuh model tersebut. Dengan data gabungan GO+ dan GO Panca oleh GAIKINDO, wholesales yang tercatat adalah 9.449 unit sepanjang Januari-November 2017.

Total wholesale Datsun tersebut memberikan kontribusi sebanyak 4 persen di segmen LCGC, unggul dari Wagon R yang hanya 2 persen. Sementara pada November 2017, sebanyak 752 unit Datsun terjual.

Posisi puncak sendiri diisi oleh Calya yang secara total telah terjual 68.038 unit sejak Januari dan 5.493 unit pada November 2017. Calya memberikan kontribusi sebanyak 31 persen di segmen mobil paling terjangkau ini.

Sementara saudara kembar Calya, Sigra berada di posisi kedua dengan total 41.538 unit selama 11 bulan, dan 4.816 unit pada November 2017, berikut kontribusi sebesar 19 persen.

Para pemain lain di segmen LCGC ada juga Honda Brio Satya, Toyota Agya dan Daihatsu Ayla, yang hingga bulan November telah menghasilkan total penjualan 218.358 unit untuk segmen LCGC keseluruhan.