Tahun 2030, Semua Mobil Toyota Punya “Setrum”

Tahun 2030, Semua Mobil Toyota Punya “Setrum”
28 Dec 2017

TOKYO  – Sebagai salah satu manufaktur raksasa dunia asal Jepang, sepertinya Toyota tak ingin kehilangan momentum pesatnya perkembangan mobil listrik murni.

Pekan lalu, Toyota Motor Corporation sudah menyatakan keseriusannya mengedepankan kendaraan listrik. Adapun kendaraan listrik tersebut termasuk Hybrid Electric Vehicles (HEV), Plug-in Hybrid Electric Vehicles (PHEV), Battery Electric Vehicles (BEV), dan Fuel Cell Electric Vehicles (FCEV).

Diklaim seluruh line-up kendaraannya pada tahun 2025 sudah andalkan tenaga listrik dan menggebrak penjualan hingga 5.5 juta mobil listrik pada tahun 2030.

Diyakini angka tersebut sekaligus 1 juta kendaraan tanpa emisi, di antaranya BEV dan FECV. Akan ada lebih dari 10 model BEV tersedia pada tahun 2020, sedangkan hingga penghujung dekade 2020 jajaran plug-in hybrid akan diperbanyak.

Namun strategi BEV tersebut akan dimulai di China sebelum dilepar ke pasar global. Negera yang sudah diincar untuk memasarkan BEV adalah Jepang, India, Amerika Serikat dan Eropa.

Tak ketinggalan lineup FCEV tak hanya merambah pada kendaraan penumpang namun juga komersial dan tersedia pada awal tahun 2020.

Pengembangan lebih lanjut pada hybrid juga akan dilakukan pada Toyota Hybrid System II. Sebab Toyota yakin HEV akan berkembang pesat, yang tentunya lebih mengedepankan pada performa kuat untuk beberapa model. Tak ketinggalan pengembangan sistem hybrid yang lebih simpel.