Tradisi Makepung, Lomba Balap Kerbau Khas Pulau Bali

Apa yang terbayang jika Sahabat mendengar kata Bali? Bisa jadi pantai, kulinernya atau bahkan baju joger. Namun Sahabat, Bali tidak hanya seputar pantai atau kulinernya saja loh. Ternyata Bali mempunyai satu tradisi yang masih dilakukan hingga sekarang, yaitu Makepung. Dalam foto diatas, akun bernama @poetoe_wiaskara berhasil mengabadikan momen saat Makepung berlangsung. Lebih spesialnya lagi, foto ini berhasil menjadi salah satu dari 50 foto terbaik saat Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal Adira Finance. Sebenarnya apa sih Makepung itu? Yuk, simak disini.

Apa itu tradisi Makepung?

Tradisi Makepung berasal dari Kabupaten Jembrana, Bali. Dalam bahasa Indonesia, Makepung berasal dari kata kepung yang berarti mengejar. Jadi singkatnya, tradisi ini berupa lomba pacu kerbau oleh para petani. Awalnya, tradisi ini hanya sebuah permainan yang dilakukan para petani saat sedang membajak sawah. Namun seiring waktu, para petani mengubah kegiatan iseng ini menjadi tradisi lomba balap kerbau yang dilakukan di arena sawah. Dipercaya bahwa tradisi ini sudah ada sejak tahun 1925.

Aturan lomba saat tradisi Makepung

Sumber : kratingdaeng.com

 

Peraturan tradisi makepung sering dikatakan mirip dengan tradisi Karapan Sapi di Madura. Namun aslinya, Makepung memiliki aturan main yang sedikit unik. Pemenangnya bukan yang tercepat mencapai garis finish, melainkan siapa yang berhasil membuat jarak antar peserta. Peserta yang menang adalah dia yang berhasil menjaga jarak dengan peserta di belakangnya sejauh 10 meter. Jika sang lawan berhasil mempersempit jaraknya menjadi kurang dari 10 meter, maka lawannya yang akan menang. Unik juga ya Sahabat.

 

Setiap sepasang kerbau yang ikut lomba akan ditunggangi oleh 1 joki. Sebelum lomba, para joki sudah memodifikasi kereta kerbaunya sehingga dapat menunggang kerbau dengan baik. Pertandingan ini akan diadakan dalam tanah kosong yang berbentuk huruf U dengan panjang jarak 2 kilometer.

Tradisi Makepung yang menjadi agenda penting setiap tahun

Sumber : nirmalamedia.com

 

Seiring dengan berjalannya waktu, tradisi Makepung berhasil menjadi salah satu tradisi yang masuk ke dalam agenda festival tahunan. Setiap tahun ada sekitar 300 peserta yang berasal dari berbagai kalangan. Bukan hanya sekedar tradisi, sekarang Makepung sudah diselenggarakan secara professional. Buktinya adalah bagi para peserta yang terpilih, mereka akan bertanding dalam Makepung Gubernur Cup dan Jembrana Cup. Hingga pada  akhirnya sang pemenang akan mendapatkan Piala Gubernur dan Piala Bupati Jembrana.

Pelaksanaan Tradisi Makepung

Tradisi Makepung diadakan di Kabupaten Jembrana yang berjarak kurang lebih 100 km dari kota Denpasar. Dibutuhkan waktu sekitar 2 hingga 3 jam untuk sampai di kabupaten Jembrana dengan menggunakan mobil. Tradisi ini diadakan pada hari minggu di bulan Juni hingga Oktober. Nah, bagi Sahabat yang berminat datang, disarankan untuk datang lebih pagi karena tradisi ini sudah dimulai sejak jam 7.00 WITA.

 

Jadi, jangan sampai melewatkan keseruan dari Tradisi Makepung saat sedang berkunjung ke Pulau Bali ya, Sahabat. Yuk, tonton dan bantu jaga keaslian tradisi Indonesia!


Keterangan
Lokasi : jembrana, bali
Jelajah BALI

22-09-2017 7:37 AM
Sate Lilit

15-11-2017 11:08 PM
Bali - In a minute

07-03-2018 5:34 AM
El Kabron Restaurant

22-09-2017 8:05 AM
Room@Bali Hip Suite, Ubud