Merasakan Pancaran Cahaya Kedamaian di Salib Kasih, Sumatera Utara

Apakah Sahabat sudah memiliki agenda liburan Natal atau Tahun Baru? Jika belum, nggak ada salahnya untuk direncanakan dari sekarang. Tempat wisata Salib Kasih di Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara, bisa menjadi pilihan. Salib Kasih , atau dikenal dengan sebutan Siatas Barita, memiliki patung salib setinggi 40 meter. Di sini, Sahabat memiliki pemandangan hutan pinus dan kota Tarutung dari ketinggian. Cari tahu mengapa patung salib itu didirikan dan cara menuju kesana, yuk!

Memperingati jasa sang misionaris

Sebelum suku-suku di Tanah Batak memeluk agama Kristen, mereka memiliki kepercayaan animisme. Kepercayaan ini berubah semenjak penginjil dari Rheinische Missionsgesellschaft (RMG) Jerman bernama Ingwer Ludwig Nommensen datang ke Tapanuli Utara pada 11 November 1893.

sumber : wikimedia.com

 

Nommensen berhasil beradaptasi dengan suku-suku di Batak setelah kedua pendahulunya, yaitu dua misionaris bernama Munson dan Lyman dari Gereja Baptis Boston, tewas. Mereka menjadi santapan kelompok suku kanibal di pedalaman hutan Sisangkak. Sungguh mengerikan!

 

Saat itu, Raja Panggalamei Lumbantobing memerintahkan pasukannya untuk membunuh orang Barat yang masuk ke Tarutung. Pasukan mereka membantai Munson dan Lyman dengan kejam, yaitu memamerkan mayatnya di pasar dan dimakan beramai-ramai.

Meski berhasil, perjuangan Nommensen pun bukan tanpa hambatan. Ia berkali-kali hendak dibunuh. Untungnya usaha pembunuhan tersebut selalu gagal.

 

Masuknya agama Kristen membuat suku Batak Toba bangkit dari kebodohan dan keterasingan. Jika dulu mereka adalah suku kanibal yang gemar berperang, kini suku Batak Toba menghasilkan orang-orang yang berprestasi seperti pengacara, artis, hingga pejabat.

 

Pada tahun 1993, pemerintah daerah membangun patung salib dan patung Nommensen untuk mengenang jasa-jasanya. Patung salib putih berdiri tegak di atas bukit yang menjadi tempat pertama ia berkhotbah sambil menghadap Lembah Silindung. Di sini juga tempat ia berdoa bahwa hidup dan matinya di Tanah Batak untuk menyebarkan firman Tuhan.

sumber : blogspot

Tempat berdoa dan berwisata

sumber : mulajadinews.com

 

Banyak pengunjung yang datang untuk berdoa. Nggak jarang mereka berdoa dengan doa-doa khusus dengan harapan keinginannya terkabul saat berada di Salib Kasih . Di tempat ini, disediakan ruangan-ruangan kecil untuk berdoa. Masing-masing ruangan memiliki gambar Yesus Kristus dan satu buah Alkitab.

 

Tempat wisata Salib Kasih  berada di tengah hutan pinus yang sejuk. Selain itu, dari atas terlihat pemandangan Lembah Silindung sangat menyegarkan mata. Dijamin bikin tenang! Selain monumen dan tempat berdoa, terdapat area wisata seperti rumah pohon yang bagus untuk berfoto dan Taman Kelinci yang menarik untuk anak-anak. Mereka dapat memberi makan kelinci-kelinci tersebut.

 

Pengunjung yang datang ke Salib Kasih  berasal dari berbagai daerah di Indonesia dan di luar negeri. Beberapa pengunjung membawa batu menyerupai nisan yang telah diukir dengan nama mereka. Batu tersebut diletakkan di Salib Kasih  dengan tujuan menyimpan kenang-kenangan.

Cara menuju puncak bukit

sumber : blogspot

 

Untuk bisa mencapai puncak bukit, Sahabat harus berjalan mendaki selama 15 menit. Terdapat dua jalur yang disediakan yaitu jalur untuk anak muda dan jalur untuk orang tua. Jadi pastikan Sahabat datang dalam kondisi yang sehat agar bisa menikmati suasana di Salib Kasih  secara optimal. Selama perjalanan, Sahabat akan melewati papan tulisan 10 Perintah Tuhan yang dipasang di pohon-pohon pinus. Selain itu, terdapat beberapa ayat Alkitab yang akan Sahabat temui sepanjang jalur.

 

Tiket masuk ke Salib Kasih  sangat terjangkau yaitu Rp4.000. Lalu jika Sahabat Ingin memberikan oleh-oleh kepada sahabat atau keluarga, di dalam area Salib Kasih  terdapat kios cinderamata seperti kaos, gelang, kalung, atau jaket. Bagaimana Sahabat? Bagus bukan?


Keterangan
Lokasi : tapanuli utara, sumatera utara
Jelajah SUMATERA UTARA

23-07-2017 1:04 PM
Durian Ucok

23-07-2017 1:00 PM
Rumah Bolon