Rammang-Rammang, Pegunungan Karst yang Misterius nan Indah

Rammang-Rammang adalah nama gugusan pegunungan karst yang berada di Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Maros. Kabupaten Maros sendiri berada kurang lebih 40 kilometer ke arah utara dari Kota Makassar. Oleh karena itu, perjalanan ke sana pun membutuhkan waktu setidaknya satu jam perjalanan darat dari Kota Makassar.

 

Foto peserta

 

Untuk orang yang pertama kali berkunjung ke Rammang-Rammang mungkin terbersit latar belakang seperti dalam film Mandarin. Memang benar karena bentang alam seperti ini juga ada di negeri Tiongkok. Beruntung bagi kita karena kita tak perlu jauh-jauh ke negeri seberang, jepretan kamera @jappapoto dalam Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal Adira Finance ini menjadi bukti keindahan Rammang-Rammang.

Pesona Bentang Alam Rammang-Rammang

Rammang-Rammang menawarkan bentang alam yang tak akan dengan mudah Sahabat temukan di tempat lain. Ya, pegunungan karst atau juga bisa disebut sebagai taman hutan batu. Selain pegunungan karst, di Rammang-Rammang Sahabat juga akan menemukan aliran sungai yang cukup besar hingga sawah tradisional yang membentang di tengah kepungan hutan batu yang mengagumkan.

 

Nama Rammang-Rammang sendiri berasal dari bahasa setempat yang artinya adalah sekumpulan awan atau kabut. Hal ini kemungkinan karena seringnya kawasan ini diselimuti kabut yang cukup tebal. Kabut ini menambah kesan misterius, indah dan eksotis bagi Rammang-Rammang, lho.

 

Tahukah Sahabat jika Rammang-Rammang menyandang predikat sebagai pegunungan karst terbesar ketiga di dunia, lho. Fakta yang cukup mencengangkan lain dari Rammang-Rammang adalah usianya. Rammang-Rammang terbentuk kurang lebih sejak 30 juta tahun yang lalu, meski manusia baru menghuni tempat ini sekitar 40 ribu tahun yang lalu, Sahabat.

Tempat Wisata di Rammang-Rammang

Sumber : mydaypack.com

 

Rammang-Rammang sendiri adalah kompleks tempat wisata. Jadi, di sana Sahabat bisa menemukan berbagai tujuan wisata yang sesuai dengan keinginan. Tempat wisata di sana antara lain Kampung Berua, Telaga Bidadari, Taman Hutan Batu Kapur, Sungai Pute, Gua Telapak Tangan dan juga Gua Bulu Karaka. Kampung Berua jadi primadona di antara yang lainnya.

 

Untuk menuju ke Kampung Berua, Sahabat harus menaiki perahu motor kecil dari hulu Sungai Pute. Kampung ini sendiri terbilang sangat jauh dari keramaian sehingga sangat cocok untuk kamu yang sedang ingin mencari ketenangan. Sungai Pute menjadi jalan satu-satunya untuk menuju kampung ini, Sahabat. Uniknya selama perjalanan kamu akan melihat banyak rambu-rambu lalu lintas. Namun, rambu-rambu ini untuk lalu lintas di air, lho, Sahabat!

Hal-Hal yang Perlu Disiapkan Saat ke Rammang-Rammang

Sebelum Sahabat memutuskan untuk berangkat ke tempat wisata ini, pastikan Sahabat mempersiapkan sejumlah uang tunai dalam jumlah yang cukup, ya. Siapkan uang untuk membayar sewa perahu karena satu-satunya cara untuk menuju ke Kampung Berua adalah dengan menggunakan perahu motor.

 

Harga sewa perahu pun berbeda-beda, lho, Sahabat. Jika Sahabat pergi dengan rombongan 1-4 orang, maka siapkan dana sebesar Rp200.000/perahu. Untuk kapasitas 7 orang seharga Rp250.000/perahu. Sedangkan untuk kapasitas besar yang mampu menampung hingga 10 orang, Sahabat dan rombongan perlu menyiapkan dana sebesar Rp300.000/perahu.

 

Karena trek yang cukup licin dan basah saat di Kampung Berua, pastikan Sahabat mengenakan sepatu atau sandal yang nyaman. Sebagai wisatawan yang baik, Sahabat harus selalu menjaga kebersihan tempat wisata yang dikunjungi dengan tidak membuang sampah sembarangan. Siapkan kantong plastik untuk membawa sampah-sampah Sahabat, ya. Jangan biarkan tempat wisata seindah ini tercemar!

 

Nah, itu tadi sekilas mengenai Rammang-Rammang yang meski misterius namun tetap indah dan mempesona. Sudah siap untuk berpetualang ke sana, Sahabat?