Peuyeum, Oleh-Oleh Manis dari Kota Bandung

Kota Bandung tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya saja, melainkan juga kuliner yang beragam dan menggoyang lidah. Berjalan-jalan ke kota Kembang tak lengkap rasanya tanpa membeli oleh-oleh khas Bandung.

Ada banyak buah tangan yang dapat Sahabat pilih, salah satunya adalah peuyeum. Peuyeum Bandung merupakan makanan khas Sunda, terbuat dari singkong yang telah melalui proses fermentasi.

Mengenal Peuyeum Bandung Lebih Dekat

Menurut sejarah, orang Bandung di zaman dulu kerap memanfaatkan hasil kebun. Contohnya seperti singkong yang dijadikan peuyeum sebagai penghangat tubuh. Maklum saja, kawasan Bandung memang bersuhu rendah, hawanya dingin.

Kebanyakan orang mengira bahwa peuyeum adalah tape singkong padahal keduanya berbeda. Tape singkong lebih cepat berair sehingga daya tahannya sangat singkat, tetapi rasanya lebih manis ketimbang peuyeum. Sementara peuyeum lebih awet, dapat bertahan hingga lima hari.

Dulu peuyeum dijual dengan berkeliling, tetapi kini penjual keliling justru sudah sangat jarang ditemukan. Kebanyakan peuyeum dijual di dalam gerobak atau toko dengan cara digantung menggunakan tali rafia. Sahabat tak perlu khawatir karena sangat mudah menemukan penjual peuyeum.

https://www.flickr.com/photos/58299665@N02/5354181013/

Proses Pembuatan Peuyeum Bandung

Proses pembuatan oleh-oleh khas Bandung ini cukup mudah. Bahannya pun sederhana, yaitu singkong. Namun, singkong yang akan dibuat peuyeum haruslah berkualitas baik dan sudah dibersihkan. Hal ini untuk menghindari kegagalan dalam proses pembuatan peuyeum. Meski berhasil pun, hasilnya tidak akan bagus atau rusak.

Sebelum dikupas, singkong lebih dulu dipotong di bagian ujung dan pangkalnya lalu dicuci sampai bersih, baru kemudian dimasukkan ke dalam wadah. Setelahnya, singkong dikukus hingga matang lalu ditiriskan hingga dingin.

Singkong yang telah dingin harus disimpan di wadah tertutup, biasanya terbuat dari bambu dengan daun pisang sebagai alasnya. Namun, sebelumnya singkong lebih dulu ditaburi dengan ragi. Setiap satu kilogram singkong menggunakan ragi sebanyak satu gram. Proses fermentasi menghabiskan waktu sekitar dua hingga tiga hari.

Baca juga: Cobain Yuk Teman Nongkrong Manis Saat ke Makassar, Pisang Epe

Aneka Jajanan dari Peuyeum

http://dispangtan-kotabandung.com/e-Binus/images_content/IMG-20161221-WA0047.jpg

 

Untuk mengangkat citra peuyeum dan melestarikan kuliner ini, tidak sedikit orang yang mulai menyajikan peuyeum dengan cara berbeda, yakni mengolah peuyeum sebagai makanan baru yang menggugah selera.

Peuyeum tidak hanya dapat dimakan langsung, kini sudah banyak produk berbahan dasar peuyeum yang tak kalah nikmat. Sebut saja, peuyeum crispy, bolen peuyeum, donat peuyeum, tart peuyeum, klapertart peuyeum, dan es krim peuyeum.

Dengan adanya inovasi tersebut secara tidak langsung telah membuat orang penasaran untuk mencoba peuyeum gaya baru. Tak hanya lezat dan nikmat, olahan dari peuyeum inipun dapat dijadikan salah satu jalan untuk meraih keuntungan.

Baca juga: Bersantap Enak Saat Mudik di Restoran Pringsewu

Nyatanya, tak sedikit orang mulai mengembangkan bisnis olahan peuyeum. Hasilnya pun tak mengecewakan. Omzet yang diraih cukup bagus dan stabil. Hal ini juga membuktikan bahwa peuyeum masih tetap eksis di tengah serbuan makanan kekinian. Peuyeum tetap ada di hati para pecintanya dan masih menjadi incaran para wisatawan yang berlibur ke Bandung.

Nah, itulah sekilas mengenai oleh-oleh khas Bandung yang sangat populer. Jika Sahabat berkunjung ke Bandung, jangan lupa untuk membeli peuyeum sebagai buah tangan ya!


Keterangan
Lokasi : bandung, jawa barat