Mohibadaa, Rahasia Kecantikan Lewat Perawatan Tradisional Khas Gorontalo

Semua wanita ingin tampil cantik. Tak ayal mereka mencari produk kecantikan yang mengandung bahan kimia atau alami. Nah, jika Sahabat adalah wanita yang ingin cantik dengan produk natural, Sahabat bisa mencoba mohibadaa.

 

Mohibadaa adalah sebuah ramuan kecantikan yang digunakan oleh wanita-wanita di Gorontalo, Sulawesi Utara. Ramuan ini bisa digunakan untuk wajah atau tubuh. Biasanya, para wanita Gorontalo mengoleskan ramuan ini pada kulitnya di bulan Ramadhan. Penasaran? Yuk, simak artikel ini. .

Bahannya mudah ditemukan

sumber : gorontalounite.com

 

Ramuan mohibadaa berbentuk bedak. Bedak ini dibuat dengan rempah-rempah yang mudah ditemukan seperti tepung beras, kunyit, kencur, dan bangle. Semua bahan tersebut dicampur dan dihaluskan. Beberapa wanita juga menggunakan ketan agar hasil tumbukannya halus.

 

Cara membuatnya mudah. Pertama, beras direndam terlebih dahulu. Kedua, beras yang telah direndam lalu ditumbuk bersama kunyit, kencur, dan bangle hingga menjadi tepung. Tepung tersebut dioleskan ke wajah untuk dijadikan masker. Agar Sahabat bisa merasakan manfaat ramuan ini, tunggu hingga masker di wajah mengering.

 

Jika sudah kering, bilas dengan air. Gunakan ramuan ini setiap hari agar kulit bercahaya. Wanita Gorontalo percaya bahwa ramuan tersebut dapat membuat kulit lebih segar, lembab, dan mencegah kerutan pada kulit. Selain itu, campuran rempah tersebut memiliki wangi yang enak dan tahan lama. Kalau nggak sempat menumbuk, bedak ini dapat ditemui dengan mudah di pasar-pasar tradisional Gorontalo. Harganya sekitar Rp15.000. Murah, ‘kan?

Khasiat kandungan pada mohibadaa

 

Bahan-bahan yang terdapat di dalam mohibadaa memiliki manfaat tersendiri. Kencur dapat menghilangkan jerawat. Tanaman obat ini dapat mencegah munculnya hormon yang menyebabkan pertumbuhan jerawat. Bekas jerawat seperti noda hitam juga bisa dihilangkan oleh kencur.

 

Kunyit memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang baik. Oleh karena itu, kunyit dapat mencegah penuaan. Nggak heran jika wanita Gorontalo percaya bahwa mohibadaa dapat mencegah kerutan pada kulit wajah karena kandungan kunyit di dalamnya. Sedangkan bangle memiliki khasiat untuk mengobati penyakit kulit seperti luka, ruam, eksim, dan gatal. Sama seperti kunyit, kandungan antioksidan dan anti-inflamasinya tinggi.

 

Terakhir, tepung beras memiliki kandungan vitamin dan asam amino yang bekerja untuk mencerahkan kulit. Selain itu, tepung beras dapat meningkatkan kadar kolagen dan elastisitas kulit. Kandungan para aminobenzoic acid pada tepung beras berkhasiat sebagai tabir surya.

 

Jika Sahabat memiliki kulit yang berminyak, tepung beras bisa menyerap kelebihan minyak di wajah. Partikel tepung beras dapat menyerap minyak dan mudah menyatu dengan lapisan kulit. Oleh karena itu, tepung beras baik untuk bedak.

Bagian tradisi bulan Ramadhan

Bedak mohibadaa biasanya dipakai oleh masyarakat Gorontalo saat memasuki bulan Ramadhan. Kurangnya cairan tubuh saat berpuasa dapat membuat kulit terasa kering. Apalagi suhu udara di Kota Gorontalo cenderung panas. Nah, mohibadaa ini dapat membuat kulit terasa lembap. Meski demikian, nggak ada larangan bahwa mohibadaa nggak boleh dipakai di luar bulan Ramadan. Ramuan ini bisa dipakai kapan saja.

Tradisi kecantikan di Indonesia

 

Ragam budaya di Nusantara melahirkan tradisi kecantikan yang berbeda di setiap daerah. Tradisi kecantikan ini telah dilakukan sejak masa kerajaan. Misalnya, para bangsawan kerap mandi susu dari sapi, kambing, atau domba agar awet muda. Contoh lainnya, rahasia kecantikan wanita Banjar, Kalimantan Selatan, adalah tradisi batimung yang berguna mengharumkan seluruh tubuh. Mereka melumuri tubuh dengan ketan hitam, kemudian dibalut dengan kain, lalu bermandikan uap air campuran melati, minyak serai, pandan, daun jeruk purut, dan lainnya.

 

Apakah Sahabat memiliki tradisi merawat kulit wajah dan tubuh yang diturunkan dari orang tua seperti mohibadaa?


Keterangan
Lokasi : gorontalo, gorontalo