Menjelajah Eksotisme Wisata Karst Rammang-Rammang di Maros Sulawesi Selatan

Menanti Matahari terbit sambil ditemani bintang-bintang, bisa kebayang nggak Sahabat bagaimana indahnya kilauan cahaya yang akan dipancarkannya? Tentunya ini akan menampilkan pesona keindahan yang sangat menakjubkan.

 

Lokasi ini hanya bisa disaksikan di Rammang-Rammang yang merupakan sebuah tempat di gugusan pegunungan karst (kapur) Maros-Pangkep. Objek wisata ini terletak di Desa Salenrang, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan yang berjarak sekitar 49 kilometer di sebelah utara Kota Makassar.

 

Wisata Karst Rammang-Rammang bisa ditempuh dengan jalur darat menggunakan kendaraan bermotor sekitar 2 jam dari kota Makassar. Destinasi wisata ini memang mudah dijangkau dikarenakan letaknya yang tidak jauh dari jalan raya.

 

Nama “Rammang-Rammang” sendiri diambil dari bahasa Makassar, dimana kata rammang artinya “awan” atau “kabut”. Sehingga secara umum Rammang-Rammang bisa diartikan sekumpulan awan atau kabut. Pasalnya masyarakat setempat, memberi nama tempat ini “Rammang-Rammang” dikarenakan setiap pagi hari atau saat turun hujan pasti awan atau kabut selalu turun di tempat ini.

Sumber : Foto kontestan

 

Seperti yang telah dilansir melalui akun Instagram milik @larakuti sebagai salah satu finalis dalam Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal Adira Finance. Tempat yang menarik di kawasan ini di antaranya ada Taman Hutan Batu Kapur Rammang-Rammang, Gua Bulu Barakka, Telaga Bidadari, Gua  Pasaung, Gua Telapak Tangan dan Kampung Benua.

Taman Hutan Batu Kapur Rammang-Rammang

Wisata Karst Rammang-Rammang ini memiliki luas sekitar 45.000 hektar (450 km²) dan menjadi kawasan karst terbesar ketiga di kancah dunia sesudah Tsingy di Madagaskar dan Shilin di Tiongkok. Wisata Rammang-Rammang ini juga memiliki dua kompleks Taman Hutan Batu di Rammang-Rammang, yaitu di utara dan di selatan.

 

Mungkin banyak di antara para Sahabat tidak mengetahui bahwa selain taman hutan batu di China dan Madagaskar, ternyata negara Indonesia juga mempunyai taman hutan batu yang sangat eksotik yang tidak kalah menariknya. Hal tersebut dikarenakan setiap taman hutan batu tentu mempunyai karakteristik dan ciri khasnya masing-masing. Seperti pada Wisata Rammang-Rammang yang memiliki lebih banyak vegetasi tumbuhan di dalamnya, seperti tanaman bakau dan tanaman nipah.

 

Kawasan wisata ini ibarat sebuah kompleks tempat bebatuan berkumpul dengan ratusan hingga mungkin ribuan bebatuan kapur yang berwarna hitam dan abu-abu. Ukuran dari bebatuan kapur ini pun bervariasi sehingga menjadikan wisata ini terlihat sangat unik dan menarik.

 

Bahkan Sahabat pun dapat menyusuri dan memanjat satu per satu bebatuan yang ada di kawasan itu. Di bagian depan ada sebuah hamparan sawah penduduk setempat, sementara di bagian belakangnya terdapat sungai yang bernama Sungai Pute.

 

Kawasan wisata menarik ini banyak ditumbuhi pepohonan hutan dan pohon lontar. Sesekali Sahabat juga dapat menyaksikan hewan ternak peliharaan penduduk setempat seperti sapi dan itik yang sedang mencari makan. Tentunya hal ini akan menjadi keindahan menarik dari taman hutan batu di Rammang-Rammang.

 

Sumber : pegipegi.com

Taman Hutan Batu Rammang-Rammang Salah Satu yang Terindah di Dunia

Tak salah rasanya apabila taman hutan batu di kawasan ini menjadi salah satu yang terindah di dunia. Taman batu ini hanya satu di Indonesia dan menjadi yang terluas / terbesar ketiga di dunia.

 

Baik dari sisi vegetasi tumbuhan dan hewannya juga sangat beragam. Susunan bebatuan karst yang bersanding dengan tumbuh-tumbuhan membuat perpaduan warna yang sangat bagus di tempat ini. Maka dari itu jika Sahabat berfoto dengan background wisata ini akan sangat menakjubkan hasilnya.

 

Wisata Karst Rammang-Rammang menjadi pilihan tepat untuk mengisi waktu liburan Sahabat. Keindahan wisata karst Rammang-Rammang sungguh luar biasa apalagi ketika Sahabat pertama kali menginjakkan kaki di tempat ini. Ditambah lagi penduduk setempat yang sangat ramah kepada wisatawan yang datang.

 

Apakah Sahabat tertarik untuk mengunjungi tempat wisata ini di momen liburan berikutnya?