Keunikan Senjata Panah Tradisional Suku Dani, Papua

Suku Dani merupakan sekelompok suku yang mendiami suatu wilayah Lembah Baliem di Pegunungan Tengah Papua. Mereka bermukim di antara Bukit Ersberg dan Grasberg yang di dalamnya terdapat kandungan emas, perak dan tembaga yang melimpah.

Suku Dani sudah mulai dikenal sejak ratusan tahun lalu dengan mata pencahariannya sebagai petani yang terampil. Penduduk suku Dani telah mengenal teknologi seperti kapak batu, bambu, pisau yang terbuat dari tulang binatang dan tombak yang terbuat dari kayu galian pilihan. Masyarakat suku Dani telah menggunakan teknologi Neolitik dari dunia masa lalu.

Sumber : Flickr

Suku Dani biasanya menanam sendiri sayur mayur yang kemudian dijual ke pasar. Mereka memiliki cara berpakaian adat sendiri yang disebut koteka (penutup kemaluan pria). Koteka ini terbuat dari kunden atau labu kuning sedangkan para wanitanya mengenakan pakaian wah yang terbuat dari rumput atau serat. Suku Dani mendiami rumah gubuk yang beratapkan jerami atau ilalang yang disebut honai-honai.

Senjata Tradisional Suku Dani

Suku Dani pun memiliki senjata tradisional yang sering digunakan untuk berburu dan perang. Senjata tradisional ini disebut dengan panah-panah. Senjata tradisional panah merupakan senjata utama yang biasa dipakai oleh masyarakat Papua Barat. Kegunaan senjata ini yakni untuk menangkap hewan buruan dan biasa digunakan untuk berperang dengan musuh.

Seperti halnya pada mata tombak, ujung mata panah ini bisa diberikan racun yang bisa mematikan target. Bahan dasar yang digunakan dalam pembuatan senjata tradisional ini ada tiga macam, yakni kayu, bambu dan tulang yang diruncingkan.

Sumber : Foto Kontestan

Melalui akun Instagram @ammarir sebagai salah satu finalis Kompetisi Foto dan Video Sahabat Lokal Adira Finance menggambarkan bahwa suku Dani sedang membawa panah sebagai senjata utamanya. Panah inilah yang mereka gunakan untuk berburu binatang dan sebagai alat pertahanan diri.

Senjata tradisional yang biasa dipakai oleh penduduk suku Dani ini merupakan salah satu alat tradisional yang digunakan untuk perlindungan dari serangan binatang buas yang terdapat di dalam hutan. Manfaat lain dari senjata tradisional khas suku Dani ini digunakan untuk memburu hewan di hutan agar bisa dijadikan makanan dikarenakan masyarakat suku Dani sangat bergantung dari hasil kekayaan alam.

Senjata tradisional Papua yang digunakan memanglah beraneka ragam, namun panah merupakan senjata adat suku Dani yang paling khas dan sangat berguna dalam mengusir musuh ketika berada di dalam hutan.

Bahasa Suku Dani

Bahasa suku Dani dibedakan menjadi 3 sub keluarga bahasa, yakni sub keluarga Wano, sub keluarga Dani Pusat dan sub keluarga Nggalik-Ndash. Secara umum, bahasa suku Dani termasuk dalam keluarga bahasa Melanesia dan bahasa Papua Tengah.

Adat Menghormati Nenek Moyang

Suku Dani biasa membuat lambang nenek moyang yang disebut kaneka, tujuannya untuk menghormati roh nenek moyang. Selain itu, terdapat juga kaneka hasagir, yakni sebuah acara kepercayaan guna mensejahterakan keluarga setempat serta digunakan untuk mengawali dan mengakhiri perang.

Nah, Sahabat, dari keunikan suku Dani Papua ini membuka mata bahwa Indonesia memiliki unsur kebudayaan yang beraneka ragam dan perlu dilestarikan secara turun temurun di masa depan. Apabila ada kesempatan, Sahabat bisa mengunjungi dan melihat langsung bagaimana tradisi suku Dani tersebut masih terjaga sampai sekarang ini.


Keterangan
Lokasi : asmat, papua
Jelajah PAPUA

16-08-2017 6:14 AM
Pantai Amai

16-08-2017 6:27 AM
Adinata Rent Car

16-08-2017 6:22 AM
Ikan Bungkus Khas Papua