Keripik Kelakai, Camilan Lezat Penuh Gizi dari Kapuas

Kalimantan memang terkenal dengan hutannya yang hijau dan luas. Di dalam hutan tersebut tumbuh berbagai tanaman yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber makanan, salah satunya adalah kelakai. Masyarakat Kapuas memang sudah lama memanfaatkan tanaman ini sebagai bahan makanan karena memiliki nilai gizi yang tinggi dan rasa yang lezat.

Bahan ini bisa diolah menjadi berbagai jenis makanan. Salah satu yang paling populer adalah keripik kelakai yang sangat laris dibeli oleh pengunjung ketika berlibur ke Kapuas. Rasanya berbeda dengan keripik lain karena rasa dan aroma khas dari kelakai ini memanjakan lidah banyak orang. Di bawah ini ada berbagai informasi tentang keripik kelakai dan bagaimana cara membuatnya, simak yuk Sahabat!

Apa Itu Kelakai?

Kelakai merupakan sejenis tanaman ganggang yang banyak tumbuh di hutan Kalimantan Tengah. Tanaman kelakai ini tumbuh liar di dekat sungai, dalam hutan atau dekat pekarangan rumah warga. Jadi, untuk mencari dan mengambilnya pun nggak susah, lho. Itulah mengapa masyarakat sekitar Kapuas memanfaatkannya sebagai bahan olahan makanan.

Kelakai yang memiliki nama latin Stenochlaena palustris ini memiliki banyak khasiat, antara lain untuk meredakan diare, memperkuat sistem imunitas, dan bahkan dipercaya masyarakat setempat bisa membuat tubuh menjadi awet muda. Jadi, selain enak untuk disantap, ternyata kelakai ini memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Cara Pengolahan Keripik Kelakai

sumber : indonesiakaya.com

Biasanya, kelakai diolah oleh masyarakat Kapuas menjadi berbagai jenis santapan seperti tumis kelakai, sop kelakai, dan masih banyak lagi. Namun, santapan yang paling digemari oleh masyarakat adalah keripik kelakai. Tak heran jika keripik kelakai ini sampai menjadi oleh-oleh khas yang wajib dibawa saat berkunjung ke Kapuas.

Cara pengolahannya cukup sederhana, Sahabat. Daun kelakai yang masih muda langsung dicuci sampai bersih kemudian siapkan adonan tepung bumbunya yang terdiri dari tepung beras dan tepung kanji. Untuk menambah rasa gurihnya bisa menambahkan garam, merica, kemiri, bawang putih dan kunyit. Semua bahan dihaluskan dan dicampurkan menjadi satu, kemudian baru daun kelakai yang sudah bersih tadi dimasukkan ke dalam adonan tepung.

sumber : indonesiakaya.com

Minyak yang digunakan harus benar-benar panas. Hal ini akan berpengaruh pada hasil kerenyahan yang didapatkan dari keripik nantinya. Biasanya setelah ditiriskan, masyarakat setempat langsung mengemasnya dalam kemasan yang sudah tersedia. Harga jualnya sendiri berkisar antara Rp10.000,- sampai Rp20.000,- tergantung dari ukuran keripiknya.

Rasanya yang gurih nan nikmat sangat cocok sebagai teman nongkrong. Mau dijadikan sebagai lauk juga bisa, lho! Untuk mendapatkan sebungkus keripik kelakai ini, Sahabat bisa datang ke pusat oleh-oleh yang ada di Kabupaten Kapuas karena sudah banyak yang menjual keripik kelakai ini di sana.

Jadi, berkunjung ke Kapuas memang nggak lengkap rasanya kalau nggak bawa keripik kelakai sebagai oleh-olehnya. Selain rasanya yang enak dan renyah, keripik kelakai juga kaya akan manfaat untuk tubuh, jangan lupa untuk memborongnya, ya!

 


Keterangan
Lokasi : kapuas hulu, kalimantan barat
Jelajah KALIMANTAN BARAT

09-03-2018 3:59 AM
Cap Go Meh Run Singkawang 2018

08-08-2017 7:11 AM
Rumah Betang Radakng

08-08-2017 6:51 AM
Taman Alun-Alun Kapuas