Gawai Dayak, Bentuk Rasa Syukur Suku Dayak Akan Hasil Panen yang Melimpah

Tahukah Sahabat tentang Gawai Dayak? Gawai yang dimaksud di sini bukan gadget Suku Dayak, ya, Sahabat. Namun, Gawai Dayak ini merupakan perayaan yang dilakukan Suku Dayak sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas panen yang melimpah ruah. Dalam perayaan ini, Suku Dayak juga memohon agar panen berikutnya juga melimpah.

Peristiwa perayaan panen ini bukan hanya dilakukan oleh Suku Dayak Indonesia yang berada di Pontianak, Kalimantan Barat. Namun, perayaan ini juga dilakukan oleh Suku Dayak di Malaysia. Hanya saja, waktu pelaksanaannya yang berbeda. Jika di Pontianak upacara dilakukan sejak akhir bulan Mei, maka di Malaysia baru dibuka pada tanggal 1 Juni.

Sahabat penasaran tentang bagaimana wajah festival Gawai Dayak? Yuk, baca ulasan berikut sampai selesai.

Mengenal Sejarah Gawai Dayak

 

Dalam upacara festival Gawai Dayak, masyarakat Suku Dayak mengadakan ngampar bide atau menggelar tikar terlebih dahulu. Upacara khusus yang hanya dilakukan menjelang festival ini dilakukan di rumah Betang Panjang, yaitu rumah adat Suku Dayak.

Ngampar bide melibatkan para tokoh Suku Dayak yang bertanggungjawab terhadap keberlangsungan upacara. Tujuan dari upacara ini adalah memohon agar festival Gawai Dayak berlangsung dengan lancar dan diberi kemudahan. Dalam upacara ini, terdapat berbagai prosesi acara yang harus dijalani, yaitu:

  1. Nyangahathn mantra

 

Pada prosesi ini, tetua suku membacakan mantra sebelum semua sesaji disiapkan dan diberikan kepada Jubata (Tuhan). Sesaji yang digunakan pada prosesi ini merupakan bahan mentah (manta). Prosesi ini terbagi menjadi 3 tahap:

  • Matik: Upacara yang dilakukan untuk memberitahu roh leluhur dan Jubata (Tuhan) bahwa festival akan segera dibuka.

  • Ngalantekatn: Doa memohon keselamatan untuk semua yang terlibat dalam festival.

  • Mibis: Upacara untuk memusnahkan semua kotoran.

  1. Nyangahathn masak atau ngadap buis

Merupakan upacara puncak pada ngampar bide. Sebagai wujud rasa syukur sekaligus permohonan berkat pada Tuhan, pada prosesi ini juga disiapkan sesaji berupa makanan yang telah dimasak.

Setelah semua sesaji telah lengkap, tetua suku membacakan mantra dan melumuri persembahan dengan darah ayam jantan. Pembacaan mantra ini menjadi penanda bahwa festival resmi dibuka.

Dulu, gawai ini dapat berlangsung selama tiga bulan sejak resmi dibuka. Namun kini, perayaan budaya ini telah dibuat lebih modern. Sejak tahun 1986 perayaan Gawai Dayak resmi didanai oleh pemerintah daerah. Waktu pelaksanaannya yang tadinya tiga bulan, berubah menjadi satu minggu, sehingga dinamai Pekan Gawai Dayak.

Selain di Kalimantan, festival adat Suku Dayak ini juga dilakukan di Serawak, Malaysia, lho, Sahabat. Bahkan di Malaysia, tanggal 1 Juni ditetapkan sebagai hari libur khusus untuk perayaan ini. Meski berbeda negara, Suku Dayak di Kalimantan dan Serawak saling mengunjungi untuk menikmati perayaan yang berlangsung.

Menembus Keramaian Festival Budaya Gawai Dayak

 

Sahabat, ketika kamu berkunjung ke festival budaya Suku Dayak, kamu dapat menjumpai berbagai atraksi dan pertunjukan yang menarik. Di dalam perayaan ini, kamu juga dapat mencoba berbagai permainan tradisional yang dilombakan. Sahabat tidak perlu takut dilarang turut meramaikan festival. Karena tidak ada batasan etnis dalam mengikuti acara ini.

Selain menikmati sajian acara, Sahabat juga dapat berbelanja berbagai macam pernak-pernik, kerajinan tangan khas Suku Dayak, hingga mencicipi makanan tradisional khas Suku Dayak.

Jika Sahabat ingin membeli kain tenun sebagai oleh-oleh, maka inilah saat yang tepat. Karena akan ada banyak pilihan motif dan model, dengan harga yang lebih terjangkau. Kamu juga dapat mencoba pengalaman memainkan alat musik Sape, alat musik khas Suku Dayak.

 

Ramainya perayaan Gawai Dayak menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, baik dalam negeri maupun wisatawan asing. Sahabat penasaran dengan perayaan budaya Suku Dayak ini? Siap-siap berkunjung ke Kalimantan Barat akhir Mei nanti, ya.


Keterangan
Lokasi : pontianak, kalimantan barat
Jelajah KALIMANTAN BARAT

08-08-2017 7:03 AM
Museum Kalimantan Barat

08-08-2017 5:58 AM
Gardenia Resort & Spa

08-08-2017 7:07 AM
Sinka Island Park

08-08-2017 7:18 AM
Ruko PSP Keboen Sajoek

08-08-2017 6:43 AM
Kwe cap ( kuay cap)