Kinerja Berkelanjutan Mitra Bisnis

Kompetisi yang ketat pada dunia bisnis menjadi suatu hal yang tidak dapat dihindarkan. Dalam proses berjalannya bisnis, perusahaan harus menjalin kerjasama dengan berbagai mitra usaha demi memenangkan kompetisi bisnis tersebut. Begitupun dengan Adira Finance, perusahaan multi finance yang bergerak di bidang pembiayaan motor & mobil ini perlu menjalin kerjasama dengan berbagai mitra bisnisnya, seperti dealer yang menjadi bagian dari lingkaran bisnis Adira Finance yang tidak dapat dipisahkan. Guna menjaga hubungan antara Adira Finance dengan mitranya, program Creating Shared Value (CSV) Adira Finance melakukan pembinaan dealer sebagai bentuk kontribusi nyata untuk mencapai kesejahteraan bersama baik bagi mitra bisnis dan Adira finance.


Program Pembinaan Dealer Motor Bekas

Adira Finance ingin memberikan nilai tambah bagi dealer dengan meningkatkan produktivitas mereka sehingga dapat terus berkembang. Dengan dilaksanakannnya program ini, diharapkan Adira Finance dapat “Menciptakan nilai bersama demi kesinambungan perusahaan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia” dan selalu menjadi “Sahabat Setia Selamanya” bagi seluruh mitra bisnisnya.

Adira Finance menjalankan CSV untuk dealer motor bekas dalam bentuk program pembinaan. Program ini dirasa penting karena jumlah dealer mokas yang sudah menjadi rekanan Adira Finance berjumlah lebih dari 3.800 dealer dengan kontribusi penjualan lebih dari 25% terhadap total penjualan Adira Finance.

Adira melakukan program CSV berupa pembinaan kepada dealer motor bekas di area Jabodetabekser dengan diikuti oleh 22 dealer motor bekas. Dalam pelaksanaan pembinaan dealer, materi – materi yang diberikan berupa : pengetahuan tentang manajemen berusaha, pemahaman tentang potensi bisnis, pengetahuan tentang pembukuan, trik – trik pemasaran (marketing). Program Dealer Motor Bekas terdiri dari lima tahap, yaitu recruitment, baseline survey, workshop, dan pendampingan. Peserta program mengikuti workshop yang dilaksanakan selama 2 hari di Adira Training Center (ATC). Setelah itu, peserta didampingi dan dimonitor perkembangan usahanya selama 3 bulan.