Tanya Jawab

Tanya Jawab Pertanyaan Seputar Adira Finance

A. Syarat perpanjangan STNK untuk nasabah perorangan adalah :

  1. Tidak ada denda, jika ada maka denda harus dilunasi dahulu*
    *Jika ada keinginan nasabah untuk melakukan pembayaran di akhir tenor, maka denda tetap dibayarkan meskipun dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesanggupan dan negosiasi antara nasabah dengan cabang setempat. Keputusan akhir diserahkan kepada kebijakan pimpinan cabang.
  2. Membawa STNK Asli.
  3. Membawa KTP Asli dan masih berlaku sesuai nama di STNK *
  4. *Jika nasabah melakukan pembelian unit bekas dari showroom maka unit tersebut telah berpindah tangan yang dibuktikan dengan kuitansi jual beli, maka foto copy KTP bisa diterima sebagai dokumen pendukung yang melengkapi KTP atas nama terakhir di BPKB
  5. Membayar biaya administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.”

B. Syarat perpanjangan STNK untuk nasabah perusahaan adalah :

  1. Tidak ada denda, jika ada maka denda harus dilunasi dahulu*
    *Jika ada keinginan nasabah untuk melakukan pembayaran di akhir tenor, maka denda tetap dibayarkan meskipun dilakukan secara bertahap sesuai dengan kesanggupan dan negosiasi antara nasabah dengan cabang setempat. Keputusan akhir diserahkan kepada kebijakan pimpinan cabang.
  2. Membawa STNK Asli.
  3. Foto Copy SIUP yang diberi stempel perusahaan.
  4. Membawa Surat kuasa dengan menggunakan kop surat perusahaan dengan alamat yang sama dengan STNK dan ditandatangani oleh pimpinan perusahaan atau pejabat yang berwenang.
  5. Membayar biaya administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.”

Pengambilan BPKB oleh pemohon kredit.
Syarat :

  • Bukti pembayaran terakhir yang menunjukan bahwa nasabah telah melunasi semua kewajiban di Adira
  • Kartu Indentitas (KTP) nasabah asli dan masih berlaku
  • Surat keterangan pindah alamat dari kelurahan jika alamat KTP saat ini berbeda dengan alamat KTP saat pengajuan kredit.

Pengambilan BPKB selain pemohon kredit (dikuasakan).
Syarat :

  • Kartu Indentitas (KTP) asli & masih berlaku atas nama nasabah (pemberi kuasa) & penerima kuasa
  • Bukti pembayaran terakhir yang menunjukan bahwa nasabah telah melunasi semua kewajiban di Adira
  • Surat kuasa bermaterai asli yang berisi identitas pemohon kredit (pemberi kuasa), penerima kuasa dan identitas kendaraan. ( contoh suarat kuasa bisa dilihat di file form surat kuasa pengambilan BPKB yang di tandatangani
  • Surat keterangan pindah alamat dari kelurahan jika alamat KTP saat ini berbeda dengan alamat KTP saat pengajuan kredit.
  • Tanda tangan pemberi kuasa pada surat kuasa harus sama dengan tanda tangan KTP asli

Pengambilan BPKB jika pihak pengambil BPKB bukan debitur namun tidak memiliki surat kuasa karena debitur meninggal .
Syarat :

  • Bukti kwitansi pelunasan atau kwitansi pembayaran asli yang terakhir
  • KTP asli pihak pengambil yang masih berlaku dan dokumen yang menunjukkan hubungan antara debitur dengan pihak pengambil BPKB, yaitu Kartu Keluarga atau Surat Nikah.
  • Surat pernyataan pengambilan BPKB bermaterai asli ( contoh surat kuasa bisa dilihat di file form surat kuasa pengambilan BPKB jika dibitur meninggal)
  • Surat keterangan kematian debitur dari RT/RW setempat dan atau pihak yang berwenang lainnya
  • Pengambil BPKB adalah ahli waris yang dilengkapi dengan bukti pertalian resmi hubungan kekerabatan antara debitur (selaku pewaris) dan pengambil BPKB ( selaku ahli waris).

Pengambilan BPKB untuk Perusahaan :
Syarat :

  • Copy SIUP dan TDP yang masih berlaku.
  • KTP asli pemilik perusahaan/direktur yang masih berlaku.
  • Kuitansi asli pembayaran angsuran terakhir
  • Jika pengambilan BPKB diwakilkan, maka diperlukan :
  • KTP asli dan masih berlaku atas pemilik perusahaan/direktur (pemberi kuasa) dan penerima kuasa.
  • Surat Kuasa bermaterai asli yang berisi identitas pemberi kuasa, penerima kuasa dan identitas kendaraan.
  • Tanda tangan pemberi kuasa pada surat kuasa harus sama dengan tanda tangan pada KTP asli.

Lunas di percepat (Pretermination)
BPKB baru bisa diambil 3 s/d 7 hari setelah nasabah melakukan pelunasan.
Syarat :

  • Kartu Indentitas (KTP/SIM) nasabah asli dan masih berlaku
  • Bukti pembayaran terakhir yang menunjukan bahwa nasabah telah melunasi semua kewajiban di Adira

Lunas Normal
Syarat :

  • Kartu Indentitas (KTP/SIM) nasabah asli dan masih berlaku
  • Kwitansi pelunasan atau kwitansi pembayaran terakhir
  1. Apakah yang dimaksud dengan biaya administrasi ?
    Biaya yang dikenakan ke debitur untuk peningkatan kualitas pelayanan pembayaran Angsuran Adira Finance. Biaya tersebut yang dikenakan per transaksi.
  2. Berapa besar biaya administrasi per transaksinya?
    Motor Rp 7500; Durable Rp 7500; Mobil Rp 20000 per transaksi.
  3. Sejak kapan biaya administrasi tersebut berlaku?
    Serentak 18 September 2015 untuk pembayaran seluruh Area Kantor POS di Indonesia
  4. Apakah biaya administrasi tersebut juga dikenakan apabila saya melakukan pembayaran di ATM, EDC, I-Banking/E-Banking?
    Tidak dikenakan biaya administrasi.
  5. Apabila saya ingin membayar 2 angsuran sekaligus dengan No. PK yang sama, berapa biaya administrasi yang akan dikenakan?
    Biaya administrasi yang dikenakan Rp 8.000,- (karena mendapatkan 2 resi/bukti pembayaran)
  1. Apakah yang dimaksud dengan Payment Point Online Bank (PPOB)
    PPOB adalah suatu layanan online payment dari ADIRA FINANCE yang bekerjasama dengan Perbankan dan Mitra / Rekanan untuk melayani pembayaran angsuran Nasabah ADIRA FINANCE.
  2. Apakah dengan melakukan pembayaran di Payment Point Online Bank (PPOB), data saya akan langsung meng-update kepada database ADIRA FINANCE?
    Ya, Setiap pembayaran yang dilakukan melalui Payment Point Online Bank (PPOB) ataupun online payment lainnya (ATM, EDC dan POS) akan langsung dapat meng-update database ADIRA FINANCE.
    Informasi Payment Chanel (Online Payment) Pembayaran Angsuran Adira Finance :

    • Melalui Autodebet Danamon
    • Melalui Mobile Banking dan SMS Banking Danamon
    • Melalui ATM Bank Danamon
    • Aplikasi Akses Adira Finance
    • Kantor Pos
    • PPOB Finet
    • Keday Adira Finance
    • Alfamart dan Indomart
  3. Dimanakah saya dapat menemukan loket Payment Point Online Bank (PPOB)?
    Loket Payment Point Online Bank (PPOB) dapat ditemukan di sekitar lokasi domisili nasabah yang memasang spanduk berlogo “ADIRA FINANCE”
  4. Apakah akan dikenakan biaya tambahan jika nasabah membayar lewat PPOB?
    Ya, Pembayaran melalui PPOB akan dikenakan biaya sebesar Rp 7.500 (Motor dan Kredit Elektronik-Furniture)
    Pembayaran melalui PPOB tidak berlaku untuk pembayaran angsuran Mobil
  5. Apakah saya juga akan mendapatkan bukti pembayaran jika melakukan pembayaran melalui PPOB ?
    Ya, Setiap pembayaran yang dilakukan Nasabah akan mendapat struk atau bukti pembayaran yang sah yang berisi informasi berupa angsuran, nomor pengesahan dan berlogo “ADIRA FINANCE”
  6. Apakah saya dapat membayar denda di loket PPOB?
    • Ya, Nasabah dapat melakukan pembayaran denda di loket PPOB
    • Penerimaan denda melalui PPOB / Payment Channel bersifat Closed Payment yaitu dibatasi pada nominal tertentu. Batasan nominal tersebut adalah sbb :
      • Pembiayaan Motor maksimal sebesar Rp 5.000,- (Lima Ribu Rupiah)
      • Pembiayaan Mobil maksimal sebesar Rp 20.000,- (Dua Puluh Ribu Rupiah)
  7. Jika saya terlambat membayar angsuran (over-due), apakah saya dapat melakukan pembayaran melalui PPOB?
    Ya, Nasabah tetap dapat melakukan pembayaran angsuran melalui PPOB ataupun online payment lainnya selama jumlah hari keterlambatan tidak lebih dari 30 hari sejak tanggal jatuh tempo.
  8. Apakah saya dapat melakukan transaksi pembayaran di loket Payment Point Online Bank (PPOB) lebih dari 1 kali?
    Ya, Pembayaran angsuran dapat dilakukan lebih dari 1 kali (maksimum 2 kali per hari). Hal ini juga berlaku untuk pembayaran melalui payment channel lainnya
  9. Apabila saya telah melakukan pembayaran angsuran di loket PPOB sebanyak 2 kali, apakah saya dapat melakukan pembayaran di tempat lain?
    Tidak, Nasabah tidak dapat melakukan pembayaran angsuran lebih dari 2 kali melalui payment channel manapun kecuali pembayaran melalui Cabang ADIRA FINANCE
  10. Apabila angsuran yang telah saya lakukan pembayaran mengalami masalah atau tidak ter-update pada database ADIRA FINANCE, kemanakah saya harus menyampaikan keluhan ?
    Nasabah dapat menghubungi Adira Finance melalui :

    • Dering Adira Finance 1500511
    • Email : customercare@adira.co.id
    • Contact Care Akses Adira Finance
    • Website www.adira.co.id
  11. Contoh struk atau bukti pembayaran adalah sebagai berikut :

CARA PEMBAYARAN MELALUI ATM DAN KANTOR POS

Kebijakan

  1. ATM yang bisa di gunakan saat ini adalah atm DANAMON
  2. Syarat yang di butuhkan : No PK/Nomor Perjanjian Kredit
  3. Pembayaran Via ATM dan Kantor Pos tidak bisa dilakukan apa bila nasabah menunggak lebih dari 30 hari (diblokir)
  4. Denda tidak bisa di bayar melalui ATM dan Kantor Pos.

Cara Pembayaran Melalui ATM

Guidance Pembayaran Melalui ATM Danamon

  • Masukkan kartu ATM Anda
  • Pilih bahasa yang Anda inginkan
  • Masukkan PIN Anda
  • PILIH ”PEMBAYARAN”
  • PILIH ”ANGSURAN”
  • PILIH ”ADIRA FINANCE”
  • Masukkan 12 digit Nomor PK (Nomor Perjanjian Kredit) Anda
  • Pilih sumber rekening Anda : ”TABUNGAN”
  • Periksa kembali data Anda, jika benar pilih “YA”


Cara Pembayaran Melalui Kantor POS

  1. Syarat: nasabah harus membawa kartu angsuran
  2. Kwitansi pembayaran angsuran dari kantor pos merupakan bukti pembayaran yang sah
  3. Pembayaran melalui kantor pos tidak dapat dilakukan apa bila nasabah menunggak lebih dari 30 hari (diblokir) denda tidak bisa di bayar melalui kantor pos.
  4. Pembayaran terakhir tidak bisa dilakukan di Kantor pos (diblokir)